Temui Kapolres, Bawaslu Ogan Ilir Ajak Diskusi Isu-Isu Demokrasi
|
Indralaya, Bawaslu Ogan Ilir – Dalam pertemuan dengan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ogan Ilir, Kamis (4/2/2026), Ketua Bawaslu Ogan Ilir Dewi Alhikmah Wati mengajak diskusi isu-isu demokrasi serta meminta sejumlah pandangan evaluatif terhadap pelaksanaan Pemilu maupun Pemilihan 2024 untuk perbaikan pesta demokrasi ke depan di Ogan Ilir.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K.. menyampaikan salah satu yang jadi prioritas perbaikan Pemilu maupun Pemilihan adalah perlunya upaya peningkatan partisipasi dari masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu maupun Pemilihan. “Karena yang kita ketahui ada penurunan tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada dibandingkan Pemilu di tahun 2024. Ini yang menjadi bahan evaluasi kita bersama,” ujar Bagus di ruang kerjanya.
Menurut Bagus, perlu dilakukan sosialisasi yang lebih maksimal oleh masing-masing penyelenggara. “KPU sebagai penyelenggara teknis maupun Bawaslu yang mungkin juga dari sisi pengawasannya yang juga berperan seberapa penting masyarakat untuk memilih dan tidak golput,” ujar Bagus.
Menyambut tanggapan Kapolres, Dewi menjelaskan Bawaslu Ogan Ilir memiliki program-program partisipatif yang juga akan terus dilaksanakan pada 2026 ini, di antaranya sosilisasi Bawaslu goes to school untuk mengajak partisipasi para pemilih pemula, diskusi berkaitan isu-isu demokrasi dengan masyarakat, serta koordinasi dengan stakeholder terkait.
“Dari semua ini, kami akan melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap berbagai isu kepemiluan yang aktual mengenai masalah-masalah yang terjadi,” terang Dewi.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Lily Oktayanti, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Ogan Ilir, identifikasi ini merupakan upaya Bawaslu Ogan Ilir untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai dinamika, tantangan, serta potensi kerawanan yang terjadi. “Tujuannya untuk perumusan kebijakan dan strategi pencegahan, pengawasan, dan penindakan,” jelas Lily.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu Ogan Ilir, Muhammad Uzer juga mengatakan, dalam masa nontahapan ini Bawaslu Ogan Ilir akan banyak berdiskusi dengan masyarakat. “Entah mungkin nanti menemui masyarakat yang ada di pasar, di kebun/sawah, atau di mana saja, untuk memetakan potensi-potensi masalah yang mungkin akan terjadi pada Pemilu/Pemilihan mendatang," ujarnya.
Penulis : Pratiwi EP
Editor: Ikasari