Lompat ke isi utama

Berita

HADIRI KONFERKAB VI PWI, KETUA BAWASLU OGAN ILIR TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI PERS DAN PENGAWAS PEMILU

undangan

OGAN ILIR – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir, Dewi Alhikmawati, menghadiri pembukaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) VI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir. Acara ini berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir, KPT Tanjung Senai, Indralaya, pada Kamis (11/6/2026).
​Kehadiran orang nomor satu di Bawaslu Ogan Ilir ini menegaskan komitmen lembaga pengawas pemilu dalam menjaga silaturahmi dan memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers, khususnya yang bernaung di bawah payung PWI.
​Dalam kesempatan tersebut, Dewi Alhikmawati menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Konferkab VI PWI Ogan Ilir. Ia berharap momentum ini dapat melahirkan kepengurusan baru yang solid serta terus membawa PWI sebagai organisasi profesi yang profesional dan berintegritas.
​"Selamat atas terselenggaranya Konferkab VI PWI Ogan Ilir. Selama ini, pers telah menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mengawal demokrasi, khususnya dalam menyebarluaskan informasi pengawasan dan mengedukasi masyarakat terkait pemilu bersih," ujar Dewi di sela-sela kegiatan.
​Dewi menambahkan, peran media sangat krusial dalam menangkal pemberitaan bohong (hoaks), ujaran kebencian, serta politisasi SARA yang kerap muncul dalam dinamika politik. Oleh karena itu, sinergi antara Bawaslu dan PWI Ogan Ilir diharapkan dapat terus ditingkatkan demi terciptanya kondusivitas wilayah.
​Acara Konferkab VI PWI Ogan Ilir ini dibuka secara resmi oleh sekretaris Daerah kabupaten Ogan Ilir yang diwakili oleh jajaran Pemkab, serta dihadiri oleh jajaran pengurus PWI Provinsi Sumatera Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD, serta puluhan jurnalis yang bertugas di wilayah Bumi Caram Seguguk.
​Agenda utama Konferkab VI ini adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya sekaligus pemilihan Ketua PWI Kabupaten Ogan Ilir untuk masa bakti berikutnya.