Lompat ke isi utama

Berita

Strategi Pengawasan Tak Kendor di Bulan Ramadan, Staf Administrasi Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir Bagikan Tips Jaga Stamina

gg

Bang Beki sapaan akrab seorang staf bagian administrasi di Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir M. Subekhi Akram merupakan sosok yang cerdas dan cekatan dalam bekerja.

OGAN ILIR – Memasuki bulan suci Ramadan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir tetap berkomitmen menjaga ritme kerja dan kualitas pengawasan demi tegaknya demokrasi di Bumi Caram Seguguk. Meski tengah menjalankan ibadah puasa, jajaran staf administrasi dituntut untuk memiliki strategi khusus guna memastikan administrasi pengawasan dan pencegahan tetap berjalan akurat dan akuntabel.

​Salah satu sosok yang menunjukkan dedikasi tersebut adalah M. Subekhi Akram, seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah bergabung di Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir sejak Juni 2026 dan merupakan peserta tiga terbaik dalam ajang Latsar CPNS. Sebagai tenaga baru di Subbagian Administrasi, Akram menyadari bahwa stamina yang prima adalah modal utama dalam mendukung kerja-kerja komisioner dan jajaran pimpinan, terutama dalam mengelola data serta dokumen pencegahan yang volumenya meningkat selama bulan Ramadan.

​Menurut Akram, tantangan bekerja saat berpuasa bukan terletak pada rasa lapar, melainkan pada bagaimana mengatur manajemen waktu dan asupan energi agar fokus tidak terganggu.

​"Bagi kami di bagian administrasi, ketelitian adalah harga mati. Strategi saya untuk menjaga stamina tetap stabil adalah dengan memaksimalkan kualitas istirahat dan menjaga pola makan saat sahur serta berbuka. Puasa bukan penghalang bagi saya sebagai CPNS baru untuk memberikan performa terbaik, karena setiap berkas yang kami kelola berkaitan langsung dengan upaya pencegahan pelanggaran di lapangan," ujar M. Subekhi Akram saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/02/2026).

​Kehadiran sosok staf muda seperti Akram membawa energi positif dalam lingkungan kerja Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir. Ia menekankan bahwa dukungan administratif yang kuat merupakan pilar penting dalam fungsi Pencegahan. Jika administrasi tertata rapi, maka langkah-langkah strategis pengawasan dapat diambil secara cepat dan tepat oleh pimpinan.

​Hikmah yang didapat dari cerita seorang staf administrasi di Bawaslu ini begitu besar, terutama sesama ASN dan masyarakat umum, bahwa profesionalisme dalam pelayanan publik dan pengawasan demokrasi tidak boleh berkurang meskipun dalam suasana Ramadan. Keberadaan staf yang berintegritas memastikan bahwa setiap laporan masyarakat akan diproses dengan cepat dan setiap potensi pelanggaran dapat didokumentasikan dengan baik.

​Dengan semangat pengabdian dari jajaran staf seperti M. Subekhi Akram, Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir optimis dapat mengawal tahapan demokrasi dengan integritas tinggi, sekaligus membuktikan bahwa nilai-nilai ibadah di bulan Ramadan selaras dengan nilai-nilai kejujuran dalam pengawasan.

Penulis:Ikasari