Demokrasi Tanpa Sekat: Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir Sapa Siswa SLB
|
Indralaya, Ogan Ilir - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir menggelar kegiatan Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan pada Kelompok Disabilitas dengan tema “Mewujudkan Pemilu yang Inklusif dan Ramah Disabilitas di Kabupaten Ogan Ilir”, bertempat di SLB Negeri Ogan Ilir, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh Muhammad Uzer selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir ini bertujuan meningkatkan pemahaman kepemiluan sekaligus mendorong partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam proses demokrasi. Kegiatan tersebut melibatkan siswa-siswi SLB Negeri Ogan Ilir beserta pendamping.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Uzer menekankan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak politik yang setara dengan warga negara lainnya. Oleh karena itu, pendidikan kepemiluan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kebutuhan dan aksesibilitas setiap kelompok masyarakat.
“Demokrasi yang inklusif bukan hanya tentang memberikan kesempatan yang sama untuk memilih, tetapi juga memastikan setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses terhadap informasi dan pemahaman kepemiluan yang memadai. Tidak boleh ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam proses demokrasi,” ujar Uzer.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penguatan pemahaman kepemiluan sejak dini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran demokrasi, khususnya bagi kelompok penyandang disabilitas yang memiliki kebutuhan aksesibilitas beragam.
“Penyandang disabilitas bukan sekadar objek dalam penyelenggaraan pemilu, melainkan subjek demokrasi yang memiliki hak, suara, dan kesempatan untuk berpartisipasi. Karena itu, pendekatan pendidikan kepemiluan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan mereka,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir berupaya memperluas jangkauan pendidikan kepemiluan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan pendekatan khusus, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya kesetaraan hak politik dan aksesibilitas dalam penyelenggaraan pemilu.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir dalam mendorong pengawasan partisipatif yang inklusif, sehingga seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan untuk memahami, berpartisipasi, dan turut menjaga proses demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran kepemiluan yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan dalam mewujudkan demokrasi yang ramah bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.