Lompat ke isi utama

Berita

Peringati Isra Mikraj di Ogan Ilir, Massuryati: Jadikan Waktu Non-Tahapan untuk Asah Regulasi dan Refleksi Diri

Isra Mikraj

Anggota Bawaslu Provinsi Sumsel Dra Massuryati Menyampaikan Tausiah kepada seluruh jajaran staf Bawaslu Ogan Ilir

Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Massuryati, menekankan pentingnya pemanfaatan waktu bagi pengawas pemilu dalam menjalankan amanah negara. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. yang digelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (21/1).

​Kegiatan ini merupakan peringatan Isra Mikraj sekaligus ajang penguatan kapasitas mental dan intelektual bagi jajaran pengawas pemilu. Dalam refleksinya, Massuryati mengaitkan antara bertambahnya usia, kewajiban salat, dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemilu. Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir, Ketua KPU Ogan Ilir, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Ogan Ilir. Meskipun saat ini sedang memasuki fase non-tahapan besar, kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026 ini tetap menuntut kesiapsiagaan tinggi dari seluruh jajaran.

Dalam tausiyahnya, Massuryati mengajak jajaran untuk merenung. "Usia kita semakin bertambah. Seiring bertambahnya usia tersebut, kita harus bertanya pada diri sendiri, sudah sejauh mana pencapaian dan kebermanfaatan yang kita raih," ungkapnya. Beliau mengaitkan hal ini dengan hikmah perintah salat dalam peristiwa Isra Mikraj, di mana salat adalah bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab absolut seorang hamba kepada Sang Pencipta.

Kegiatan Isra Mikraj

 

Massuryati menegaskan bahwa filosofi "waktu adalah pedang" harus dimaknai secara serius oleh penyelenggara pemilu. Menurutnya, kondsi non-tahapan bukan berarti pengawas bisa bersantai.

​"Waktu adalah pedang. Ketika sedang non-tahapan, bukan berarti waktunya bersantai. Justru inilah saatnya melakukan introspeksi diri dan belajar lebih giat untuk memperdalam pengetahuan tentang regulasi pemilu," tegas Massuryati.

Staf Bawaslu

​Ia menambahkan bahwa implementasi nyata dari semangat Isra Mikraj bagi Bawaslu saat ini adalah dengan meningkatkan sosialisasi, baik secara online maupun offline. Hal ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab moral dan profesional seorang penyelenggara dalam menjaga kualitas demokrasi.

 

Penulis : Ikasari