Lompat ke isi utama

Berita

Meski Non-Tahapan Pemilu, Bawaslu Ogan Ilir Tetap Intensifkan Pengawasan dan Pendidikan Politik

Bawaslu

Kepala Sekretariat dan seluruh jajaran staf Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir 

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir memastikan tetap menjalankan tugas-tugas kelembagaan secara optimal meskipun saat ini tidak sedang berada dalam masa tahapan pemilu maupun pilkada. Langkah ini diambil guna memperkuat kapasitas internal dan menjaga kesadaran demokrasi masyarakat di Bumi Caram Seguguk.

Ketua Bawaslu Ogan Ilir menyampaikan bahwa dedikasi pengawasan tidak boleh berhenti hanya karena pemungutan suara telah usai. Menurutnya, masa non-tahapan adalah waktu krusial untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta pemutakhiran data pengawasan.

Selama masa jeda ini, Bawaslu Ogan Ilir fokus pada beberapa agenda utama:

  1. Sosialisasi Pengawasan Partisipatif: Mengajak elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga tokoh masyarakat, untuk memahami regulasi pemilu sejak dini.

  2. Penguatan Kapasitas Staf: Melakukan pelatihan internal guna meningkatkan keahlian teknis dalam penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.

  3. Audit dan Penataan Arsip: Merapikan dokumen hasil pengawasan dari tahapan sebelumnya sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban publik.

  4. Koordinasi Antar-Lembaga: Tetap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan stakeholder terkait untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Kami ingin memastikan bahwa mesin organisasi tetap panas. Jadi, ketika tahapan pemilu berikutnya dimulai, personel kami sudah dalam kondisi siap tempur, baik dari segi mental maupun administrasi," ujar perwakilan Bawaslu Ogan Ilir saat ditemui di ruang kerjanya.

Dengan tetap aktifnya Bawaslu Ogan Ilir, diharapkan indeks kerawanan pemilu di masa depan dapat ditekan seminimal mungkin melalui pencegahan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari.

 

 

 

Penulis : Ikasari