Lompat ke isi utama

Berita

Sambut HUT Ke-81 RI, Ketua Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir Ikuti Paripurna Pidato Kenegaraan

eee

Ketua Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir, Dewi Alhikmah Wati, menghadiri Rapat Paripurna Ke-XXXIV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir Masa Sidang Ke-III Tahun 2026 dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir pada Jumat (14/08/2026).

Rapat paripurna yang dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Edwin Cahya Putra, turut dihadiri Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan organisasi masyarakat.

Agenda utama rapat paripurna adalah mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disampaikan secara langsung dari Gedung Nusantara, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden memaparkan pelaksanaan program-program prioritas nasional serta capaian kinerja pemerintah hingga tahun 2026. Penyampaian tersebut memberikan gambaran mengenai arah kebijakan pemerintah dalam melaksanakan program prioritas nasional, menjalankan amanat konstitusi dengan menjaga supremasi hukum dan keadilan, serta menghadapi tantangan ekonomi global pada tahun mendatang.

ee

Presiden menyampaikan bahwa selama memimpin jalannya pemerintahan terdapat empat pedoman utama yang menjadi dasar kerja pemerintah. Pertama, menjalankan mandat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kedua, menjaga dan melindungi kekayaan bangsa serta memastikan kekayaan tersebut dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Ketiga, mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Keempat, bekerja dengan berorientasi pada kepentingan rakyat hingga generasi selanjutnya.

Prabowo menyebut capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai persoalan yang selama ini dianggap rumit dapat mulai diselesaikan melalui keberanian dalam mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas, serta semangat gotong royong seluruh unsur bangsa.

Usai rapat paripurna, Dewi menegaskan bahwa momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya menjadi perayaan, tetapi juga pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas masing-masing, termasuk dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

“Peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum bagi kita untuk merefleksikan perjuangan para pendahulu dan menguatkan komitmen dalam menjaga persatuan bangsa. Demokrasi warisan nenek moyang kita adalah demokrasi yang mempersatukan dan sesuai dengan budaya kita, yakni budaya kekeluargaan, gotong royong, saling mendukung, dan saling mengisi. Bagi kami di Bawaslu, semangat tersebut menjadi teladan demokrasi Indonesia sekaligus pengingat untuk terus mengawal demokrasi dengan penuh integritas serta memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan secara jujur, adil, dan transparan,” ujar Dewi.