Bawaslu Ogan Ilir Gelar "Ngabuburit Pengawasan", Tekankan Integritas Demokrasi dari Tingkat Daerah
|
OGAN ILIR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir menggelar kegiatan diskusi publik bertajuk "Ngabuburit Pengawasan" bertempat di Media Center Kantor Bawaslu Ogan Ilir, Selasa (10/3/2026). Acara yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa ini dilaksanakan secara hibrida, menghadirkan peserta secara langsung (offline) dan disiarkan secara daring (online) melalui Live Instagram.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Massuryati, dengan tema strategis "Mengawal Demokrasi Mulai dari Daerah". Dalam paparannya, Massuryati menekankan bahwa kekuatan demokrasi nasional sangat bergantung pada pengawasan yang ketat dan berintegritas di tingkat lokal.
"Daerah adalah fondasi utama dalam kontestasi politik. Jika kita berhasil mengawal integritas demokrasi mulai dari tingkat desa dan kabupaten, maka kualitas demokrasi di tingkat nasional akan terjaga dengan sendirinya," ujar Massuryati di hadapan peserta.
Ketua Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir, Dewi Alhikmah Wati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya kreatif untuk tetap produktif dalam memberikan edukasi kepemiluan di bulan suci Ramadan.
"Melalui Ngabuburit Pengawasan ini, kami ingin memastikan bahwa pengawasan pemilu tidak berhenti meski di bulan puasa. Kami memanfaatkan platform digital agar pesan-pesan pengawasan partisipatif dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Ogan Ilir secara lebih luas," tegas Dewi.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab, di mana terdapat tiga penanya dari pemirsa Instagram yang menyoroti isu-isu krusial. Inti dari pertanyaan tersebut mencakup bagaimana peran aktif Bawaslu dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) serta cara konkret lembaga memastikan integritas setiap individu pengawas di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, pihak Bawaslu menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor dan pengawasan melekat pada setiap tahapan data pemilih merupakan prioritas utama. Selain itu, penguatan kode etik pengawas terus dilakukan secara berkala demi menjamin transparansi dan keadilan pemilu.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah menjelang waktu berbuka puasa, menandai suksesnya agenda sosialisasi pengawasan di lingkungan Bawaslu Ogan Ilir.